Tampilkan postingan dengan label SuaRa Hati. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SuaRa Hati. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 16 Januari 2010

PERTEMUAN TERAKHIR*


Tak ada yang pernah tau batas kontrak dengan pemilik kehidupan ini.
Tak ada yang pernah tau siapa yang akan pergi dulu menemui-Nya.
Tak ada yang pernah tau apakah kita akan selalu bersama dengan keluarga yang selama ini bersama kita.
Ayah, ibu, kakak, adik, ataukah kita yang terlebih dulu pergi menemui-Nya?
Itulah kehidupan, ibarat seorang pengembara yang hanya berhenti beristirahat untuk meneguk setetes air sebagai penghilang dahaga yang tak bisa tertahankan lagi.

Bulan ini, tak pernah ku ketahui kalau ini adalah bulan terakhir bersamanya.
Tak pernah terfikir olehku jika liburan ini adalah liburan terakhirku bersamanya.
Tak pernah terlintas dalam benakku jika kepulanganku ke rumah adalah momen terakhir bersama.
Tak pernah...tak pernah...dan tak pernah
Hal ini menunjukkan betapa terbatasnya aku
Dan semakin menyakinkan aku, jika itulah sifat manusia yang memiliki keterbatasan, lemah, dan membutuhkan sesuatu yang lebih, yaitu ALLAH SWT.

I MisS yOu ukHti...
(*nur haSanaH yang merindumu, peRpisahan dibulan jUni 2009)




Minggu, 03 Januari 2010

I miss YoU beCauSe I Love YoU

Rasa ini begitu mendalam
Sekian lama memendamnya
Terbingkai khusus untuk sebuah jiwa
Jiwa yang pernah hadir mengisi hari-hariku
Menemaniku dalam membuka lembaran kehidupan
Memberi warna dalam kisahku

Lama diri tak lagi bersamanya
Menemaniku bahkan tak lagi ada petuah yang berharga untukku
Tak ada lagi tawa dan canda
Bahkan tak ada lagi debat agama dan politik yang menghiasi hari-hariku
Aku…merindukan semua itu
Merinduinya…sungguh merindu

Kini…
Didepanku ada sosok jiwa yang kembali membuka memoriku
Jiwa di depanku kini duduk termenung
Seorang diri…
Sebuah tatapan kosong yang menghiasi rona mukanya yang semakin tua
Langkah ini melangkah pasti
Menghampirinya…bersama kristal bening yang mulai menghiasi pipiku
Seakan ingin berlari tapi tertahan oleh tangis yang mulai memecah
Tapi, rasa ini begitu kuat
Rasa yang selama ini kupendam

Akhirnya kuberlari menghampirinya
Meraih tangannya dan kucium
Kupeluk dia dengan hangatnya cintaku
Tapi jiwa yang kupeluk tak bergeming
Diam…
Dingin…

Semakin menjadi tangisku
Mengingat penjelasan orang-orang
Bahwa jiwa yang kupeluk tak lagi mengingat semuanya
Sebuah benturan telah membuat semua memorinya terganggu, hilang…


Allah…
Jiwa yang kupeluk hilang ingatan?
Tak lagi mengingat semua
Bahkan mengingatku

Jiwa itu adalah Papaku
Lelaki yang selama ini kurindukan
Ku rindukan cintanya
Ku rindukan belaiannya
Ku rindukan nasehatnya
Dan kurindukan debat agama dan politik bersamanya

Pa I miss YoU beCauSe I Love YoU
Putri yang selalu membuat gundah hatimu
Love yoU Pa^^

(diambil dari kumpulan suara hati Nur Hasanah)

Sabtu, 31 Oktober 2009

jiKa


 Jika waKtu daPat berputaR seJenaK…
aKu aKan mempeRbaiki maSaKu di tempo siLam. 
Masa yang KulalaiKan, yanG KubiaRkan berlalU beGitu saJa. 
Ya beRlalu…hinGga kiNi memBuatKu tertatiH…
(090908)

Senin, 19 Oktober 2009

yanG teRsiSa

Bukan maksud untuk melupa
tapi perlahan...lembar bertulis dan berwarna itu memudar oleh lekannya waktu...
Memoar tentang seorang jiwa
tak lagi mengisi lembar hidup
tak lagi ada canda tawatak lagi ada belai kasih
tak lagi ada kebersamaanyang tersisa...bias rona yang mulai
tak dapat ku kenali


(teruntuk jiwa yang menemani memberikan nafas kehidupan-Ich deNke aN diR)

Senin, 05 Oktober 2009

aSa dan kerinDuan

dulu...
saat masa ini belum ku laluiasa itu begitu kuat di kalbu
tapi...berjalannya waktu, hampir saja aku tak mengenali titik terang dalam dinding kalbu
perlahan kudekati...ternyata itu aSaku
aSa yang selalu ku angankan dulu
yang ditemani do'a dari orang terkasih...
bunDa yang menemani langkahku
memberi kehangatan di dinginnya dunia
yang membimbingku hingga sampai sekarang
jiwa itu yang selalu kurindukansenyum dan hangat pelukannya
ingin ku katakan dengan lantang pada alam ini
agar jiwa itu mengetahui kalau aku begitu mencintainya

Mom...iCh denke aN diR^^

teruntuk jiwa mungil yang pergi menemui Kekasih...

dalam masaQ...
kalian hadir tuk menemani hari-hariQ
keceriaan, celoteh, dan keluguan yang selalu tercipta mewarnai hari-hariQ
mampu mengobati lara yang kian menganga
bersama kalian asa ini tumbuh kembali...
tuk bangkit dari berbagai polemik
jazakilah telah menemani iBu...
meski dalam waktu yang teramat singkat
tapi senyum ceria itu masih lekat dalam memoriQ
menghiasi masaQ sampai iBu, benar-benar kembali pada kekasih Qt

aQ daN kaMu 1


Meski banyak orang mengatakan bukan
Meski banyak orang mengatakan tidak sama
Meski banyak orang mengatakan beda
Meski banyak orang yang berkata
aQ dan diA tetaplah kaMi
Qt adalah satU
Satu dalam aliRan darah hawa cinta kami

Walaupun seluruh dunia mengatakan...
aQ dan diA bukan bagian dari satU
Namun, sejak nafas hawa cinta kami terhembus dalam aliran darah kami
maKa, kaMi adalah satU


Selasa, 30 Desember 2008

MUSLIMAH





KaRena MuslimaH aDalaH mUTIaRa, Ia aKan sEmaKin bERHarga jiKa BeRada di LauTaN yaNg LebiH dAlaM

TidaK seMua maTa boleH memaNdaNG

TidaK seMua teLInga boleH menDEngaR kelembutan SuaranYa

beGItu aGung IsLam meNEMpatkaN WANITA di teMpat yanG palinG aMan denGan Menjadikan Rumah kunci surGanYa

janGanlaH menukaR kerinduAN kiTA paDa jaNNaH-NYA denGan kebahaGiaaN sesaAT


I LOVE U coZ ALLAH...





(jaZakillaH UkHti atas kaTA muTIAranYa untuk para muslimah


yanG sebenaRnYa meReKa adalaH mUTIaRA. Afwan UkHti meSki JannaH adaLah syURga TAPI JANGAN TINGGALKAN DA'WAH dan Mashirohnya ya...)

Selasa, 23 Desember 2008







Kebahagiaan HaKikI adalah saat raHmat dan riDho AllaH terCurah uNtuk kItA.


SaaT seLuruH keluArga kiTa menJaDi PejuanG diEn-NYA.


BerSaMa Merapatkan Barisan, saLing berGandengaN tanGan...


diMaNa waKtu daN teNaga, kIta cuRahkaN unTuk KejaYaAn IsLAM.
AllaHu AkBaR!


AllaH... kaBuLkanLaH piNta haMba-Mu ini... yanG seLaLu meMinTA... aMiiN