Senin, 19 Oktober 2009

yanG teRsiSa

Bukan maksud untuk melupa
tapi perlahan...lembar bertulis dan berwarna itu memudar oleh lekannya waktu...
Memoar tentang seorang jiwa
tak lagi mengisi lembar hidup
tak lagi ada canda tawatak lagi ada belai kasih
tak lagi ada kebersamaanyang tersisa...bias rona yang mulai
tak dapat ku kenali


(teruntuk jiwa yang menemani memberikan nafas kehidupan-Ich deNke aN diR)

Tidak ada komentar: